Suatu ketika saya membuka halaman Detik.com tertanggal 16 April 2008. Diberitakan bahwa pakar keamanan komputer Budi Rahardjo mengatakan:

“Biasanya yang penting webnya jalan dulu, baru kemudian memikirkan masalah sekuriti lalu yang ketiga performa,” ujarnya kepada detikINET yang dihubungi via telepon, Rabu (16/4/2008).

Peryataan Pak Budi ini terkait dengan pertanyaan banyaknya situs-situs pemerintah yang di deface. Bahkan saking banyaknya, deface-mendeface situs sudah seperti jamur diantara tumpukan kayu lapuk. Tapi bukan ini yang saya soroti, karena memang saya tidak pandai dalam hal deface-mendeface. Tetapi yang saya soroti adalah masalah pernyataannya bahwa: Sekuriti nomor dua.

Sebelumnya saya pernah mengirim sebuah tulisan dalam sebuah lomba karya tulis ilmiah (meskipun tidak tembus final..:-D). Disitu saya sempat mengatakan bahwa “Security is number two”. Bukan ingin ikut-ikut Pak Budi, tapi memang hal ini sempat saya amati dan saya tanyakan ke beberapa user aplikasi sekuriti. Bahkan dalam suatu kunjungan ke UGM, pihak kampus sempat mengatakan bahwa penggunaan portal di kampus tersebut juga tidak menomor satukan sekuriti.

Untuk saya yang bekerja di lingkungan instansi yang “katanya” mengurusi masalah sekuriti nasional, hal ini tidaklah terlalu mengejutkan. Bahkan sempat saya merasa setuju akan hal tersebut. Karena memang kebanyakan aplikasi sekuriti kurang bisa mengadopsi keinginan user dalam hal kemudahan penggunaan. Selama ini yang tertanam di benak banyak pengguna sekuriti adalah, sekuriti sama dengan keruwetan… Semakin secure suatu sistem atau aplikasi, maka semakin rumit prosedurnya dan semakin sulit digunakan. Terutama oleh orang-orang awam yang tidak mengerti dan tidak mau tahu masalah sekuriti (red: tidak mau repot). Belum lagi masalah ketidak-nyamanan yang timbul.

Contoh kasus begini: Misalkan sebuah ponsel memiliki fitur secure call. Yang harus dilakukan oleh user adalah mencari kontak yang akan dihubungi, kemudian tekan call. Sebenarnya proses ini adalah proses penggunaan yang sama dengan penggunaan ponsel seperti biasanya. Namun setelah ponsel yang dihubungi merespon, maka yang dilakukan user selanjutnya adalah menunggu (yang tentunya tidak sama dengan dengan ponsel biasanya). Karena dalam komunikasi secure biasanya harus ada sinkronisasi kunci enkripsi, verifikasi identitas user dan enkripsi. Kalau hal itu dilakukan dalam layer aplikasi, tentu delay timenya akan sangat lama, mungkin sekitar 9-15 detik (perkiraan: dengan asumsi kunci yang digunakan sekitar 1024 bit). Belum lagi komunikasinya yang juga pasti akan delay karena juga ada proses enkripsinya (perkiraan: dengan bit yang lebih kecil sekitar 128 bit). Padahal kebanyakan manusia (baca: pejabat) itu paling benci dengan yang namanya menunggu (banyak juga yang lebih suka menggunakan jalan pintas…). Kalau proses diatas dilakukan pada layer fisikal, delaynya mungkin bisa berkurang setengahnya.

Pandangan saya mungkin agak berbeda dengan Pak Budi, kalau Pak Budi melihat dalam konteks sekuriti sebuah situs, saya melihat dalam konteks kemudahan dalam sekuriti. Tapi mungkin kami sepakat dalam satu hal: Sekuriti is number two. At least untuk saat ini… Mungkin yang lain punya pendapat yang berbeda??

Suatu kali ada kawan bertanya kepada saya:

“Bos, tau nggak caranya supaya bisa masukkin lagu-lagu dari kaset ke mp3?” Weleh, pertanyaan macem apa pula itu. “Tanya aja ke mbah google..”

Begitulah, karena image yang sudah bagus dari google… sekarang dia menjadi “dukun” favorit saya. Tapi saya bingung juga kalo setiap kali bertanya ke mbah google koq jawabannya panjang banget bahkan ngalor-ngidul. Padahal saya cuma nanya dengan dua kata… Akibatnya saya jadi harus milih lagi satu-persatu mana yang kira-kira cocok. Namanya manusia koq bingung yah dengan pilihan? Semakin banyak pilihan semakin sulit menentukan yang mana yang akan dipilih.

Dengan kepala penat akhirnya saya coba cari referensi bagaimana bertanya ke Mbah google dengan baik dan benar. Supaya Mbah google jawabannya juga serius dan cocok dengan yang saya inginkan. Selidik punya selidik akhirnya saya dapatkan beberapa jawaban tentang kesenangan Mbah google. Ceritanya begini:

Bersambung…

Lemsanegwatch is down… i repeat lemsanegwatch is down…

Setelah sempat muncul beberapa lama, blog lemsanegwatch akhirnya down juga. Entah kenapa sang pembuat blog menutup blognya? Mungkin karena tekanan dari berbagai pihak yang tidak berkenan dengan konten blog tersebut.

Dalam beberapa postingnya yang sempat saya baca, blog ini menulis tentang lemsaneg dari sisi subjektif dan terkesan negatif. By the way bajay, di era kebebasan informasi seperti sekarang sah-sah aja sih mau menulis apa saja. Tapi menurut saya informasi yang disajikan juga harus melihat aspek nama baik seseorang dan didukung fakta-fakta yang valid. Jangan sampai salah-salah kata malah dianggap pencemaran nama baik. Dalam hal ini kalau memang lemsanegwatch ingin mengkritik institusi maka institusilah yang disebut, buka perorangan. Perorangan bisa saja disebut jika memang berbicara atas nama institusi. Yang kedua mungkin dalam hal kebijakan, tentunya harus ada perbandingan dengan kebijakan lain supaya bisa dilihat kelebihan dan kekurangan masing-masing kebijakan tersebut. Sehingga pembaca blog sendiri yang akan menilai apakah kebijakan itu “baik” atau tidak.

Ada pepatah arab yang mengatakan kalau ingin terkenal kencingilah sumur zamzam. Maksudnya adalah sesuatu yang kontroversi akan cepat diserap masyarakat dan tersebar luas. Setidaknya blog ini permulaannya sudah bagus dalam menarik perhatian umum. Kalo saja kontennya lebih diperhatikan tentu akan lebih menarik dan dapat mencapai tujuan blog itu sendiri kedepannya. Bukankah monitoring, watching dan sejenisnya seharusnya membawa dampak positif pada kinerja, semangat dan kesiapan?

racing day

CD ini saya dapat dari salah satu susu formula. CD ini adalah bonus untuk setiap pembelian susu tersebut yang ukurannya 900 gram. Judulnya adalah

“The Backyardigans: Race around the world”

Ceritanya ada sekumpulan anak yang senang berimajinasi. Kali ini mereka berimajinasi melakukan perlombaan balap keliling dunia. Medan yang dilalui adalah hutan, salju, air dan padang pasir.

Ada 4 peserta yang ikut dalam lomba ini dimana 3 peserta (pablo, tyran, uniqua) masing-masing adalah juara untuk 3 medan pertama. Sedangkan 1 peserta (austin) belum pernah menjadi juara, namun memiliki persiapan yang matang dengan membawa perbekalan yang cukup. Katanya “Aku punya semua yang dibutuhkan pembalap dalam tasku ini, karena kau tidak pernah bisa tau apa yang akan terjadi dalam lomba.”

Di trek pertama pablo memimpin tapi di trek kedua karena kecerobohannya dia terjatuh ke jurang. Ditrek kedua tyran memimpin tapi karena kecerobohannya dayungnya terjatuh di trek ketiga. Ditrek ketiga uniqua ganti memimpin tapi di trek pertama dia terluka karena kegagalannya melompati rintangan. Sedangkan austin selalu ketinggalan di tiap trek. Namun kelebihan austin dibanding yang lain adalah ia mempunyai berbagai macam peralatan dan dengan peralatannya dia membantu ketiga peserta lainnya saat tertimpa kesulitan.

Di trek terakhir seharusnya austin memimpin, karena hanya ia yang mempunyai air. Sedangkan yang lain tidak membawa air dan tidak dapat melanjutkan lomba karena kehausan. Lagi-lagi austin memberikan airnya dan semua peserta dapat melanjutkan kembali lombanya. Akhirnya semua peserta sampai di garis finish tetapi tidak ada satupun yang dapat memutus tali finishnya. Padahal syarat memenangkan lomba adalah dapat memutus tali dan melintasi garis finish.

Bisa ditebak kemudian, cuma austin-lah yang punya banyak peralatan. Dengan gunting ia putuskan talinya dan melintasi garis finish… Terpilihlah juara baru lomba reli keliling dunia. Kira-kira apa ya pelajaran yang bisa anak-anak ambil dari film ini…??

sebel juga liat kalimat ini:

Trend Micro InterScan

Access to this URL is currently restricted due to a blocking rule.
URL: www.rf-online.web.id/
The URL you are attempting to access has been blocked.
Organization policy does not allow access to this activity.
Policy ini hanya diberlakukan pada saat JAM KERJA.
Silahkan hubungi Administrator untuk keterangan lebih lanjut
ext 1516
Mohon Maaf atas ketidak nyamanan ini. Semua untuk kepentingan bersama

Kemarin sore bela-belain pulang agak telat cuma karena ingin liat website favorit. Maklum aturan kantor saya saat jam kerja dilarang membuka situs2 yang berhubungan dengan game, keyword yang porno2, file torrent bahkan mau buka proxy anonymous juga gak bisa. Padahal lagi ngebet2nya kepingin tau hasil war tiga bangsa. Bangsa mana yang menang yah…? Alhasil terpaksa menunggu jam kantor selesai. huehue…

Pagi ini saya coba cari lagi cara buat nembus proxy, tapi nggak ketemu juga. Maaf saya ngak punya kemampuan menembus proxy seperti yang hacker2 sering lakukan. So, saya cuma bisa mengandalkan tutorial-tutorial di mbah google yang simpel aja deh. Tadinya saya pernah gunakan youhide.com, tapi sekarang juga sudah diblok oleh admin. Dengan sedikit keuletan akhirnya saya temukan juga situs yang bisa menembus proxy kantor… hehe.

Cobain deh Imsly, tinggal masukkin linknya dan … jes jes jes kebuka dah tuh halaman. File torrent pun bisa didownload dengan sukses. Atau coba masukkan halaman yang di blok ke Google translate, cuma sayang setelah di translate gambarnya ngak ikut kebuka.

pum lkt2008

Selamat…

kepada para finalis lomba karya tulis 2008 (lkt200 8) persandian, saya ucapkan selamat. Cepat2 persiapan untuk presentasi tanggal 1 April 2008. Paparkan karyamu dengan sebaik dan secantik mungkin. Lumayan kan kalo dapet laptop.

Tadinya saya juga ikut jadi finalis.. hehe. Sayang full papernya agak terlambat, alhasil paper saya ditolak. Padahal sebelumnya sudah sempat kirim abstraksi. Huehue… sedih. Saya coba tanyakan kepada panitia status paper saya setelah pengumuman paper yang diterima (maksudnya mau ditarik lagi gitu). Dan ternyata paper saya dianggap tidak pernah dikirimkan dan bisa dikirimkan lagi tahun depan. Hurray… lumayan, berarti untuk tahun depan sudah ada bahan. Tinggal sedikit polesan lagi, jadilah paper yang cantik.

Tahun ini jawara LKT tahun lalu, bapak Amri Shodiq nggak ikut. Alasannya sih karena kesibukan kegiatan tempatnya bekerja. Titel jawara tahun ini sepertinya agak kurang seru. Kurang saingan gitu.. By the way busway, yang terbaik pasti yang menang. Dan para finalis inilah yang akan saling berkompetisi. Gud lak fren, selamat berjuang. Piss…

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya keluar juga pengumuman pemenang lomba karya tulis honda. Sebelumnya saya ikut mengirimkan karya tulis di kategori umum. Bukan karena saya penggemar fanatik honda (walaupun sepeda motor saya memang honda), tapi lebih kepada keinginan pribadi saya untuk menyalurkan uneg-uneg di hati. Kepingin juga tadinya ikut dikategori mahasiswa, supaya keliatan akademisi gitu cuma agak jiper juga. Maklum, mahasiswa khan pemikirannya harus hebat, sedangkan tulisan saya cuma tumpahan uneg-uneg.

Alhasil nama saya tidak ada deh. Dari seluruh peserta yang ada, tiap2 kategori diambil 3 pemenang. Selamat deh buat para pemenang.. sukses selalu. Pingin juga sih liat karya2 mereka supaya bisa belajar menulis karya tulis dengan baik. Berikut daftar nama2 pemenang yang saya dapat dari blognya terangkum:

Inilah Para Pemenang HONDA WRITING FEVER COMPETITION 2008 !

Kategori Pelajar SMA
Juara I Alfa Hidjrika Wisda Kusuma | SMA Taruna Nusantara, Magelang
Juara II Dwi Widayat | SMA Negeri 1 Ponorogo, Jawa Timur
Juara III Yogi Tri Prasetyo | SMA Negeri 1 Gresik, Jawa Timur

Kategori Mahasiswa/i
Juara I Pradita Tria Wirawan | Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
Juara II Puspita Anggraini | Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya
Juara III Joni Lis Efendi | Universitas Riau

Kategori Umum
Juara I Ristadi Widodo Kinartojo | Madiun, Jawa Timur
Juara II Zacky Khairul Uman | Depok, Jawa Barat
Juara III Nunung Prajarto, M.A., Ph.D | D.I. Yogyakarta

Kategori Penulis
Juara I Trufi Murdianti | Radar Tanggamus - Lampung
Juara II Erwan Widyarto | Jawa Pos - Radar Jogja
Juara III Helfizon Assyafei | Harian Pagi Riau Pos Group

Hadiah Pemenang Setiap Kategori
Juara I Honda Tiger* + Trophy + Serifikat
Juara II Honda Supra X 125* + Trophy + Sertifikat
Juara III Honda Fit X* + Trophy + Sertifikat

* Off the road
Keputusan Dewan Juri bersifat mandiri, mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.

Sumber : Kompas, 22.03.08

Selamat buat para pemenang.. Ciptakan terus karya2 hebat.